Berkat “Tangan Dingin” Qatar Menjembatani Hamas- Israel Menuju Gencatan Senjata

Para Delegasi Qatar saat membangun Komunikasi menuju Genjatan Senjata Hamas- Israel. Foto: Tempo.co

Qatar – Qatar dipuji karena berhasil mewujudkan gencatan senjata sementara Hamas Israel, sehingga memungkinkan pembebasan sandera dan pengiriman bantuan ke Gaza.

Ketika jeda perang akan berakhir Senin, 27 November 2023, para pelobi bekerja keras agar gencatan senjata diperpanjang dan mereka berhasil memperpanjang dua kali dan mencoba lagi.

Gencatan senjata dan perjanjian untuk mendampingi pertukaran tahanan dan sandera dirumuskan secara longgar. Para perunding negara kecil Teluk tersebut mengetahui bahwa Israel dan Hamas belum sepakat mengenai kapan, atau bagaimana, gencatan senjata dan pertukaran akan dimulai, menurut sumber di Qatar, yang mengetahui perundingan berisiko tinggi tersebut.

BACA JUGA:  Klasemen Liga Inggris dan Top Skor Pekan Ke-24 setelah Manchester City Kalahkan Everton 2-0

Semua poin dalam perjanjian tersebut perlu diklarifikasi dan memastikan bahwa poin-poin tersebut memiliki arti yang sama bagi Israel dan Hamas.

Misalnya, pihak Israel telah berjanji untuk “memarkir” tank-tank yang mereka gunakan di dalam Jalur Gaza, namun tidak ada seorang pun yang sepakat mengenai apa maksud dari tindakan tersebut di lapangan, kata sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sifat sensitif dari serangan tersebut.

BACA JUGA:  Mensos RI Kecewa, Pemkab Agara Belum Maksimal Tangani Banjir

Salah satu perunding utama Qatar, diplomat karir Abdullah Al Sulaiti, merasa khawatir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *