.

Berkat “Tangan Dingin” Qatar Menjembatani Hamas- Israel Menuju Gencatan Senjata

Para Delegasi Qatar saat membangun Komunikasi menuju Genjatan Senjata Hamas- Israel. Foto: Tempo.co

Qatar – Qatar dipuji karena berhasil mewujudkan gencatan senjata sementara Hamas Israel, sehingga memungkinkan pembebasan sandera dan pengiriman bantuan ke Gaza.

Ketika jeda perang akan berakhir Senin, 27 November 2023, para pelobi bekerja keras agar gencatan senjata diperpanjang dan mereka berhasil memperpanjang dua kali dan mencoba lagi.

Gencatan senjata dan perjanjian untuk mendampingi pertukaran tahanan dan sandera dirumuskan secara longgar. Para perunding negara kecil Teluk tersebut mengetahui bahwa Israel dan Hamas belum sepakat mengenai kapan, atau bagaimana, gencatan senjata dan pertukaran akan dimulai, menurut sumber di Qatar, yang mengetahui perundingan berisiko tinggi tersebut.

BACA JUGA:  Israel Kembali Cegat Bantuan Kemanusiaan Ke Gaza

Semua poin dalam perjanjian tersebut perlu diklarifikasi dan memastikan bahwa poin-poin tersebut memiliki arti yang sama bagi Israel dan Hamas.

Misalnya, pihak Israel telah berjanji untuk “memarkir” tank-tank yang mereka gunakan di dalam Jalur Gaza, namun tidak ada seorang pun yang sepakat mengenai apa maksud dari tindakan tersebut di lapangan, kata sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sifat sensitif dari serangan tersebut.

BACA JUGA:  Israel dan Hamas Akhirnya Sepakati Ini, Tanda Perang Mau Berakhir?

Salah satu perunding utama Qatar, diplomat karir Abdullah Al Sulaiti, merasa khawatir.