.

Mensos RI Kecewa, Pemkab Agara Belum Maksimal Tangani Banjir

Mensos RI saat meninjau aliran sungai di Pasir Puntung , Aceh Tenggara. Foto: Bithe.co.

Aceh Tenggara – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Tri Rismaharini kecewa melihat penanganan banjir yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara yang belum maksimal.

Kekecewaan Mensos itu ketika meninjau aliran sungai di Desa Pasir Puntung, Kecamatan Semadam, Kamis (30/11/2023).

“Aliran sungai ini harus kembali dikeruk dan bersihkan material kerikil dan batu-batu. Jembatan ini juga harus dinaikkan ketika air besar datang tidak tersumbat,” kata Tri Rismaharini.

BACA JUGA:  Ditsamapta Polda Aceh Siap Jaga Kamtibmas Pascapemilu 2024

Dikatakan Tri Rismaharini, aliran sungai di Desa Pasir Puntung itu harus digali dan dibuat menjadi waduk kecil agar air dapat mengalir dengan lancar.

Jika itu dilakukan terus menerus, maka material batu itu tidak akan menumpuk dan air dapat meresap ke bawah tanah.

“Tidak mesti menunggu proyek baru dikerjakan dengan maksimal. Apakah teman-teman milih musibah atau dikerjakan. Jangan menunggu lama, kerjakan dan lakukan terus menerus supaya tidak terulang kembali banjir,” demikian  tegas menteri Tri Rismaharini.

BACA JUGA:  Pengelolaan SDA di Aceh Di Ambil Alih Kementerian

Pantauan di lapangan, terlihat Mensos di posko Rikit Bur, Kecamatan Bukit Tusam, sedang mengajari pimpinan daerah dan kepala OPD sistem teknik penanganan banjir. Teknik yang disampaikan Mensos itu ketika ia menangani banjir di Surabaya.