Bantuan Masuk ke Gaza Lewat Penyeberangan Kerem Shalom untuk Pertama Kali sejak Oktober

Truk barang Palestina di depan penyeberangan komersial Kerem Shalom setelah larangan Israel terhadap ekspor Gaza di Rafah di selatan Jalur Gaza 5 September 2023. Foto: Tempo.co

Palestina – Truk-truk bantuan kemanusiaan memasuki Gaza lewat penyeberangan Kerem Shalom antara Israel dan Gaza ketika penyeberangan itu dibuka pada Ahad, 17 Desember 2023, pertama kali sejak pecahnya perang Oktober 2023. Langkah ini dimaksudkan untuk melipatgandakan jumlah makanan dan obat-obatan yang mencapai warga wilayah kantong tersebut.

Penyeberangan itu merupakan jalur utama masuknya barang-barang komersial ke Gaza hingga 7 Oktober lalu, saat kelompok militan Hamas menyerbu Israel dan menewaskan sekitar 1.200 orang. Pembombardiran Israel di Gaza setelahnya telah menewaskan sedikitnya 18.787 warga Palestina di Gaza, menurut kementerian kesehatan Gaza.

BACA JUGA:  Tegas! Rumah Sakit Indonesia Bantah Tudingan Israel Soal Terowongan Hamas

Setelah Kerem Shalom ditutup menyusul pecahnya perang, bantuan kemanusiaan dalam jumlah terbatas hanya diperbolehkan melewati penyeberangan Rafah dengan Mesir, yang sebagian besar berfungsi sebagai penyeberangan pejalan kaki. Menurut Israel, Rafah hanya dapat menampung masuknya 100 truk per hari dan transit melalui jalur ini lebih lambat dibandingkan Kerem Shalom.

Israel menyetujui masuknya bantuan pekan lalu dengan truk milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Mulai hari ini, truk bantuan PBB akan menjalani pemeriksaan keamanan dan dikirim langsung ke Gaza melalui Kerem Shalom, untuk mematuhi perjanjian kami dengan Amerika Serikat,” kata COGAT, cabang militer Israel yang mengoordinasikan bantuan kemanusiaan dengan wilayah Palestina, dalam sebuah pertanyaan pada Ahad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *