Bagi-bagi Telur vs Bagi-bagi Susu, Demi Tekan Stunting?

Sejumlah siswa mengikuti kegiatan gerakan makan telur dan minum susu di Kota Sukabumi, Jawa Barat, belum lama ini. Foto: Tangkap Layar Artikel

Jakarta – Salah satu tim kampanye paslon capres-cawapres dalam Pilpres 2024 melakukan aksi bagi-bagi telur, menyusul aksi paslon lainnya yang lebih dulu menggencarkan program makan siang gratis dengan membagikan susu gratis. Jika arahnya sebagai refleksi komitmen menekan angka stunting, baik telur maupun susu gratis tidaklah cukup.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membagikan 1.500 telur ke warga di kawasan Rumah Susun Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat pada Minggu (14/1/2024) pagi. Gerakan membagikan telur ini dilakukan serentak dalam rangka perayaan HUT ke-51 PDIP.

Berdasarkan pantauan B-Universe, warga Rusun Tanah Tinggi sudah berkumpul sejak pagi hari. Mereka antusias untuk menerima telur yang sudah dipindang, satu anak mendapatkan tiga butir telur. Telur dipilih karena dipercaya memiliki kandungan protein yang tinggi dan rendah glukosa, sehingga dapat mencegah stunting.

BACA JUGA:  PWI Aceh dan Aceh Besar Akan Promosi Batik Nyan Cap di HPN 2024 di Jakarta

“Karena ini secara empiris menurut para ahli gizi telur kaya dengan protein, ini sangat bagus tidak hanya mencegah stunting, juga dalam pertumbuhan kecerdasan anak-anak kita,” ujar Hasto di kawasan Rumah Susun Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat pada Minggu (14/1/2024).

BACA JUGA:  Banjir di Samosir, Satu Warga Dilaporkan Hilang, BNPB Minta Warga Siaga dan Waspada

“Sehingga satu anak, satu keluarga kami berikan 3 telur, ini sebagai upaya gotong royong dari PDIP dan seluruh tim Pemenangan Ganjar-Mahfud,” imbuh dia.