Cegah Wabah Rabies Ribut Anjing di NTT Divaksin

Petugas sedang memvaksin seekor anjing pelihara warga di NTT. Foto: dok BNPB

NTT – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M bersama Satuan Tugas Penanganan Rabies meninjau pelaksanaan vaksinasi hewan peliharaan jenis anjing dalam rangka mengantisipasi ancaman wabah rabies di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (31/1).

Suharyanto menjelaskan bahwa BNPB telah diberikan mandat untuk mendukung penanganan wabah rabies di wilayah Provinsi NTT.

Adapun fokus penanganan yang dilakukan adalah pemberian vaksinasi kepada penyebab wabah itu sendiri yang berasal dari hewan peliharaan atau yang akrab disebut anak berbulu (anabul), khususnya anjing.

BACA JUGA:  Satu Keluarga Kabur  dan Tak Bayar Sepeserpun Setelah Pesan Makanan Seharga Rp 5 Juta

“Melalui pengalaman penanganan pandemi COVID-19 serta Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), kami berharap wabah rabies dapat teratasi dengan baik dengan dukungan pemerintah pusat melalui BNPB,” kata Suharyanto.

Suharyanto menyebutkan proses pemberian vaksin akan dilakukan selama tiga bulan ke depan.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 27 ekor anjing berhasil divaksin rabies dosis pertama dan 10 Ekor lainnya vaksin lanjutan (booster)

Suharyanto juga mengungkapkan vaksinasi rabies itu sudah ditangani sejak tahun lalu, 2023 dan berhasil divaksin sebanyak 39.744 ekor anjing dosis pertama dan 72 ekor anjing vaksin Booster.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *