Sejumlah Sumber PAD Alami Stagnant, Nasruddin MD : Pemerintah Diharapkan Optimalkan Qanun Pajak dan Restribusi Aceh Besar

Nasruddin MD (Anggota DPRK Aceh Besar)

Aceh Besar – Sedikitnya ada dua sektor sumber pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Aceh Besar yang turut menyumbang jumlah amunisi dana untuk Kabupaten Aceh Besar selama ini, kini sedang lesu atau stagnant, sektor tersebut adalah produksi Sarang Waled dan sektor Wisata Alam.

Anggota DPRK Aceh Besar Nasruddin MD, mengharapkan kasus tersebut tidak terlalu lama terabaikan, mengingat kedua sektor tersebut memiliki potensi besar di Kabupaten Aceh Besar.

“Kedua sumber tersebut sangat potensi di Aceh Besar dan sebagai payung hukum sudah terbentuk qanun pajak dan resktribisi Aceh Besar tahun 2023, silahkan menerapkan qanun tersebut,” kata Nasruddin, kepada media ini, saat berbicara terkait potensi sumber PAD Aceh Besar, beberapa waktu lalu di Kota Jantho.

BACA JUGA:  Di Musrenbang RKPK Peukan Bada, Dr Yusran Yunus : Program yang Diusulkan harus Memiliki Nilai Integrasi Sosial yang Tinggi

Nasruddin, mengapresiasi kerja seluruh leading sektor selama ini, dimana sejumlah sektor sumber PAD Aceh Besar dapat terus berjalan dengan grafik meningkat tingkat realisasinya.

Namun, bukan berarti harus puas dampai di situ, sementara sejumlah pontensi sumber PAD lainnya dan menjadi Sumber PAD Prioritas, lantas terabaikan begitu saja.

“Aceh Besar dilengkapai dengan potensi wisata yang cukup komplet dan perkembangan terus meningkat, sektor ini perju menjadi prioritas dalam pembinaan dan pendampingan selanjutnya akan menjadi sumber PAD yang berkelanjutan,”ujar Nasruddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *