Panen Raya Cengkeh di Pulo Aceh, Harga Mulai Bersemangat

Hamparan terpal berisik cengkeh merupakan proses pengeringan cengkeh yang dilakukan petani secara manual. Foto: Dahlan

Aceh Besar – Pemandangan di sepanjang jalan lintas Lampuyang Rinon kerap ditemukan hamparan tikar berisikan cengkeh.

Kecamatan Pulo Aceh kini sedang masa panen raya cengkeh.

Pulau terluar indonesia di bagian barat pulau sumatra ini dikenal sejak dulu sebagai daerah penghasil cengkeh.

Harga yang ditawarkan oleh pengumpul pun kini cukup menggairahkan petani untuk terus membudidaya tanaman yang termasuk rempah-rempah itu.

BACA JUGA:  Pemerintah Gampong Rabo Minta Pengelolaan Lokasi Wisata Nipah Libatkan Masyarakat
M Nasir dan keluarga sedang membersihkan cengkeh untuk selanjutnya di keringkang, harga cengkeh saat ini berkisar antara Rp 110-Rp120 ribu diambil dari petani. Foto: Dahlan

“Iya, saat ini kami sedang panen cengkeh, harga berkisar diangka 120 ribu,” kata M Nasir, warga Gampong Rinon yang ditemui media ini dua hari lalu.

Amatan media ini setiap hari warga bergerak menuju kebun dan sore hari kembali ke desa untuk mengumpulkan hasil cengkeh.

Cengkeh yang telah dipetik, lalu malam hari dibersihkan dari tangkainya dan keesokan harinya cengkeh dijemur.

BACA JUGA:  Ketua PSI Aceh Salam Komando dengan Kapendam IM Baru

Kebun cengkeh milik warga berjajar di sepanjang jalan lintas Lampuyang -Lueng Bale Rinon dan hingga seluruh pelosok desa di pulo Aceh terdapat Kebun Cengkeh yang sedang produksi.