Terkait Dana BOS, Tim media minta APH Periksa Kepsek SMKN 3 Pangkal Pinang

Foto: Mitrapol.com

Bangka Belitung – Pasca pemberitaan dugaan adanya penyimpangan penggunaan anggaran Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) di SMKN 3 Pangkal Pinang, hingga mencapai ratusan juta rupiah, saat dikonfirmasi ke pihak sekolah, awak media hanya ditemui salah satu staf di SMKN 3 Pangkal Pinang.

Adapun maksud dan tujuan kedatangan tim media adalah untuk meminta klarifikasi dan transparansi secara langsung mengenai kejelasan dari penggunaan dana BOS belanja sarpras dan masa pendemi Covid di SMKN 3 Pangkal Pinang. Misalnya, apa saja yang telah dilaksanakan serta fakta nyata realisasi penggunaan dana dari kondisi sekolah tersebut.

Saat konfirmasi, Adrian selaku staf mewakili Kepala SMKN 3 Pangkal Pinang, tidak banyak berkomentar. Namun, dirinya hanya sedikit menjelaskan jika seluruh laporan dari penggunaan dana BOS di SMKN 3 Pangkal Pinang, sudah diperiksa oleh pihak BPK dan Inspektorat. Dirinya juga tidak memperbolehkan tim media untuk melihat kondisi lingkungan sekolah dengan alasan tertentu. Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya besar bagi publik apa yang terjadi disekolah tersebut.

BACA JUGA:  Koalisi Masyarakat Sipil Desak Komisi I DPR Evaluasi KSAD Maruli Simanjuntak

Diduga pihak SMKN 3 Pangkal Pinang, dalam penggunaan belanja BOS tidak berpedoman pada Permendikbud No 8 Tahun 2020/2021 dan Perubahannya yakni Permendikbud No 19 Tahun 2020/2021 Dimasa PANDEMI COVID- 19 Tentang Juknis BOS Reguler.

Penulis: Mitrapol.comEditor: Dahlan