Beredar Isu Anggaran Pembangunan Lanjutan Puskesmas Pulo Aceh Dibatalkan, Tokoh Masyarakat Temui Dewan dan Sekda Aceh Besar

Tokoh masyarakat Pulo Aceh diterima sekdakab Aceh Besar Sulaimi di ruang Kerjanya di Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (8/7/2024). Foto: Ist

Aceh Besar – Sejumlah orang atas nama Tokoh Masyarakat Kecamatan Pulo Aceh, mendatangi Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar (Sekda) dan Anggota DPRK Aceh Besar di Kota Jantho, Senin (8/7/2024).

Tokoh masyarakat yang terdiri dari perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Adepsi), Komite Peralihan Aceh (KPA) Kecamatan Pulo Aceh, dan Perwakilan Kepala Desa lokasi Puskesmas Pulo Aceh dibangun.

“Kami datang kemarin (Kota Jantho) untuk menemui pak sekda dan pak dewan dapil kami, untuk kami mengadu dan mempertanyakan terkait isu pengalihan anggaran pembangunan lanjutan Puskesmas pulo Aceh,” kata Ketua KPA Pulo Aceh, Afifuddin dan di-iakan oleh Syukri, Anggota Adepsi asal Pulo Aceh saat menceritakan kepada awak media ini.

BACA JUGA:  Komando Independen Aceh Besar, Siap Berkompetisi di Pilkada 2024

Lebih lanjut Bidin menjelaskan, apa yang ditindaklanjut pihaknya itu merupakan bentuk kekhawatiran masyarakat Kecamatan Pulo Aceh atas apa yang diharapkan selama ini, yaitu adanya pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang memadai di Kecamatan tersebut.

“Harapan kita tidak benar isu itu dan lanjutan pembangunan Puskesmas Pulo Aceh dapat segera selesai dan difungsikan,” ujar Bidin (panggilan akrab Afifuddin)

BACA JUGA:  Tegas! Rumah Sakit Indonesia Bantah Tudingan Israel Soal Terowongan Hamas

Menurut utusan masyarakat Pulo Aceh ini, kondisi tembok bangunan Puskesmas yang sempat bermasalah hukum pada tahun 2019 lalu itu, saat ini dalam kondisi masih layak pakai meski telah terlantar beberapa tahun. Tapi jika tidak segera dilanjutkan dan dibangun dengan tuntas, tidak tertutup kemungkinan bahagian bangunan yang ada akan semakin lapuk dan terancam tidak dapat dimanfaatkan lagi.