Israel Rencana Serang Perbatasan Rafah, Mesir Siap-siap

Pengunjung berpose di depan replika tembok pembatas antara Rafah dan Kairo, di Rafah, Jalur Gaza selatan, 11 Juni 2017. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

Mesir – Dua sumber dari pihak keamanan Mesir mengungkap dalam dua pekan terakhir Kairo telah mengirim sekitar 40 tank dan kendaraan pengangkut personel ke Sinai timur laut sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan di area perbatasan Gaza – Mesir.

Pengerahan oleh Mesir itu dilakukan menyusul operasi militer Israel yang meluas hingga ke Kota Rafah yang berlokasi di selatan Gaza, di mana wilayah itu sekarang padat karena banyak warga Gaza berlindung ke sana. Kondisi ini juga membuat Mesir waswas kalau warga Gaza bakal dipaksa keluar dari wilayah yang terkepung tersebut.

BACA JUGA:  Satu Keluarga Kabur  dan Tak Bayar Sepeserpun Setelah Pesan Makanan Seharga Rp 5 Juta

Pada Jumat, 9 Februari 2024, beberapa jet tempur Israel sudah ada yang menyerang Rafah, yang benar-benar berdekatan dengan perbatasan. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer Israel agar bersiap untuk mengevakuasi warga Gaza yang terlantar.

 

Sejak perang Israel-Hamas meletup pada 7 Oktober 2023, Mesir telah membangun sebuah tembokbeton hingga setinggi enam meter dan bagian atasnya dipasangi jeruji besi. Tak hanya itu, Mesir juga membangun tanggul dan meningkatkan pengawasan di pos-pos perbatasan.

Pada bulan lalu, dinas informasi Mesir memberikan detail sejumlah langkah yang diambil di area perbatasan sebagai respon setelah Israel menduga Hamas mendapatkan senjata-senjatanya yang diselundupkan dari Mesir. Tiga lapis penghalang di atas tanah dan di bawah tanah sudah dibuat sehingga membuat penyelundupan mustahil dilakukan.

Penulis: TempoEditor: Dahlan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *