3 Tewas, 28 Luka-Luka Akibat Tabrakan Kereta Api di Jawa Barat

Kondisi gerbong kereta yang bertabrakan di kawasan petak Stasiun Cicalengka-Haurpugur, Bandung, Jumat, 5 Januari 2024. Kecelakaan itu melibatkan KA Turangga (KA Plb 65A) dengan KA Commuterline Bandung Raya (KA 350). Foto: Istimewa

Jawa Barat – Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Ibrahim Tompo melaporkan jumlah korban tabrakan kereta api di Kecamatan Cikuya, Cicalengka, Bandung pada lintas Cicalengka-Haurpugur KM 181+700 pada 5 Januari 2024 pukul 06.03 WIB. Kecelakaan itu melibatkan dua kereta yaitu Kereta Api Turangga dengan Kereta Lokal Bandung Raya.

“Untuk sementara korban diduga meninggal dunia, Masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka atas nama Julian Dwi Setiono, Asisten Masinis KA KRD Lokal Padalarang – Cicalengka atas nama Ponisan, dan Pramugara KA Turangga atas nama Andrian 22 tahun,” tertulis dalam keterangan yang dikirimkan Ibrahim kepada Tempo, Jumat.

Sedangkan korban luka-luka jumlahnya mencapai 28 orang. Semuanya dievakuasi ke RSUD Cicalengka.

BACA JUGA:  Terdakwa Kasus Suap Proyek Basarnas Dituntut Hari Ini

Saat ini PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) segera menginvestigasi penyebab kecelakaan kereta api itu.

BACA JUGA:  Lima Jenis Masakan berbahan Daging Kambing atau Sapi di Indonesia dan Ciri Khasnya

“KAI juga akan melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan,” ucap Vice President Public Relations KAI Joni Martinus dikutip dari Antara.

Upaya lainnya ialah mengevakuasi dua rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.

“Bagi perjalanan KA-KA yang akan melintas di wilayah Haurpugur-Cicalengka, KAI akan melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain,” kata Joni.