.

Debat Cawapres Isu Agraria, Ekonom Harap Ketegasan Kandidat untuk Setop PSN Rempang Eco-City

Warga Rempang membentangkan spanduk penolakan relokasi saat peletakan batu pertama rumah relokasi Rempang Ecocity, Rabu (10/1/2023). Foto: Tempo.co

Jakarta – Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan perlu ada ketegasan calon presiden-calon wakil presiden (Capres – Cawapres) untuk menyetop proyek Rempang Eco-City.

Terlebih pada Minggu malam, 21 Januari 2024, Debat Cawapres 2024 digelar dan isu agraria menjadi salah satu tema. Artinya, para kandidat Capres-Cawapres bisa menyampaikan sikapnya di acara tersebut.

BACA JUGA:  Angin Kencang Hantam Aceh Besar Sejumlah Fasilitas Bangunan Tertimpa Pohon Tumbang

“(Penyetopan proyek) jangan dilihat sebagai potensi kerugian investasi, tapi justru menjadi pelajaran bahwa investasi yang masuk harus berkualitas,” ujar Bhima kepada Tempo, Minggu, 21 Januari 2024. “Jangan ugal-ugalan.”

Rempang Eco-City merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) berupa pengembangan kawasan Pulau Rempang di Batam, Kepulauan Riau, menjadi kawasan industri, perdagangan, hingga wisata yang terintegrasi.

BACA JUGA:  Jakarta Kumuh karena Atribut Kampanye, Heru Budi: Kasih Kesempatan buat Demokrasi

PSN Rempang Eco-City ditolak masyarakat dan menimbulkan konflik agraria. Pada 7 September 2023, misalnya, terjadi bentrok antara warga dengan aparat gabungan TNI-Polri. Kerusuhan terjadi ketika aparat gabungan memaksa masuk perkampungan untuk memasang tapal batal di Pulau Rempang. Kerusuhan kembali pecah ketika masyarakat berunjuk rasa di depan Kantor BP Batam pada 11 September 2023.

Penulis: TempoEditor: Dahlan